Jumat, 05 April 2013

Cara Membuat Kertas Daur Ulang


Alat dan bahan yang dibutuhkan:

Alat pendulang dan pencetak.
Berbentuk 2 bingkai, yang dapat dibuat dari kayu. Salah satu bingkai, pada salah satu sisinya ditutup dengan kain/jaring halus (jaring yang biasa dipakai menutup ventilasi jendela).
Ember besar.
Ember besar digunakan untuk merendam kertas. Sebaiknya ukuran ember lebih besar dari ukuran bingkai (alat pendulang)
Kertas.
Kertas bekas pakai, seperti kertas koran, dll.
Air.

Nah, langsung saja saya jelaskan langkah-langkah membuat kertas daur ulang:

Pertama: Pisahkan kertas berdasarkan jenisnya.

Ada jenis kertas yang dapat didaur ulang, dan ada juga kertas yang tidak bisa didaur ulang. Untuk itu kita harus memisahkan antara kedua jenis itu.
Pada umumnya kertas bisa didaur ulang, kecuali kertas yang mengandung lilin dan mengandung plastik. Contoh kertas ini adalah kertas glossy pada majalah, cover, kertas foto (glossy paper), dan berbagai kertas bertipe licin lainnya. Maka, pisahkan kertas jenis ini dari kertas lainnya yang dapat didaur ulang, seperti kertas koran, isi buku, dll.

Kedua: Rendam kertas dalam air.

Rendamlah kertas yang dapat didaur ulang ke dalam air hingga kertas benar-benar lunak, atau hancur. Biasanya memakan waktu hingga 3 hari. Bila ingin cepat, kertas dan airnya direbus dan diaduk hingga kertas benar-benar lembek.

Ketiga: Kertas ditumbuk atau diblender.

Kertas yang sudah lunak (lembek) ditiriskan, lalu dihancurkan dengan ditumbuk pada alu (penumbuk beras) agar didapatkan bubuk kertas yang siap dijadikan bubur. Alternatif lain selain dengan ditumbuk adalah dengan diblender. Bubuk kertas, atau kertas yang sudah hancur dikembalikan ke dalam air. Tambahkan zat pewarna jika menginginkan warna tertentu pada hasil kertas daur ulang nanti.

Keempat: Kertas didulang dan dicetak.

Jika 3 langkah diatas sudah dilakukan, berarti kertas sudah bisa dicetak. Caranya adalah dengan mengaduk campuran air+kertas, lalu ‘mendulang’nya dengan alat pendulang, lalu ditiriskan, kemudian dicetak pada tempat penjemuran. Biarkan hingga hasil cetakan kering.

Kelima: Kertas daur ulang sudah siap.

Setelah hasil cetakan kering, akan menjadi kertas yang siap pakai. Jika ingin mendapatkan hasil yang halus, dapat disetrika atau diberikan tekanan tinggi, yaitu dengan menumpukkan kertas yang sudah jadi, dan ditekan/ditindih dengan bidang yang rata dan berat.
Setelah itu, kertas daur ulang siap digunakan.

Tips:

  • Untuk mendapatkan kertas yang tipis, buatlah campuran air+bubuk kertas yang cair (tidak terlalu kental).
  • Untuk mendapatkan kertas yang tebal, campuran air+bubuk kertas harus menjadi bubur kertas yang kental (tidak terlalu banyak air)
  • Untuk memberikan zat pewarna, dapat dilakukan pada langkah ketiga.
  • Gunakan zat pewarna dari alam, misalnya kunyit, kayu cina, teh, dan daun-daunan.

Penggunaan kertas daur ulang:

  • Kertas daur ulang dapat digunakan untuk berbagai macam penggunaan dan kerajinan, antara lain:
  • Sebagai kertas cetak (kertas sertifikat, kertas koran, dll.)
  • Sebagai bahan kerajinan (bingkai foto, cover buku, dll.)
  • Sebagai bahan tas, dll.
Jadi, sampah-sampah kertas di sekitar kita ternyata masih berguna!
Demikian. Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat, dan lebih jauh dapat menyelamatkan pohon-pohon yang ada di hutan kita.
Salam,…
(kredit gambar: http://kertas-nyeni.blogspot.com/)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar